Mengapa Sanitasi Penting Bagi Masyarakat?

sanitasi masyarakat

Sanitasi merupakan upaya untuk menciptakan suatu keadaan yang baik demi terwujudnya kesehatan masyarakat. Sanitasi ini dapat juga diartikan sebagai cara menyehatkan lingkungan hidup manusia terutama lingkungan fisik, yaitu tanah, air, dan udara. Keberadaannya sangat erat dengan sarana dan prasarana penyediaan air minum bersih. Serta pembuangan limbah yang meliputi limbah rumah tangga, kotoran manusia, limbah cair dan sampah.

Di Indonesia sendiri, pembangunan sanitasi telah menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang sangat mendesak untuk segera dibenahi. Lalu, apa yang menyebabkan sanitasi ini begitu penting? Untuk mengetahui jawabannya mari simak beberapa manfaat sanitasi sebagai berikut  

Meningkatkan kesehatan dan produktivitas masyarakat

Perlu diketahui, diare merupakan salah satu penyakit yang menjadi pembunuh terbesar, khususnya bagi balita dan anak-anak. Pada umumnya, timbulnya penyakit ini erat hubungannya dengan kondisi sanitasi yang buruk. Maka dari itu sanitasi sangat dibutuhkan baik di lingkup keluarga maupun lingkungan sekitar. 

Hal ini dibuktikan oleh hasil studi organisasi kesehatan dunia (WHO) yang menyatakan bahwa melalui modifikasi lingkungan seperti meningkatkan akses bersih, sanitasi, perilaku higienis. Serta pengolahan air minum skala rumah tangga dapat menurunkan angka penyakit diare hingga 94%.

Menghindari laju perekonomian semu

Tak hanya bagi kesehatan, baik buruknya sanitasi juga berpengaruh bagi perekonomian negara. Berdasarkan studi WSP pada tahun 2006, Indonesia mengalami kerugian ekonomi sebesar 56,7 triliun per tahun akibat sanitasi buruk. Kerugian ini terjadi karena tingginya angka kesakitan yang berpengaruh pada produktivitas masyarakat. Apabila kondisi ini terus dibiarkan, tentu saja akan semakin besar kerugian dan biaya yang dibutuhkan untuk pemulihannya. 

Untuk itu, sanitasi sangat perlu dibangun dan diperbaiki. Layaknya berinvestasi, setiap biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan sanitasi dapat memberikan timbal balik hasil/ manfaat yang sangat besar di kemudian hari. Prinsip ini bisa juga dibilang sebagai langkah “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Yakni lebih baik berupaya meningkatkan sanitasi lingkungan. Sebelum lingkungan menjadi lebih buruk yang mengakibatkan resiko timbulnya penyakit tinggi hingga membuat anggaran kesehatan pun membengkak.

Dalam membangun suatu sistem sanitasi yang baik, pemerintah juga turut aktif dalam mengadakan berbagai program sanitasi. Seperti misalnya program SLBM (Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyrakat), STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Ketiga contoh program tersebut memiliki karakteristik dan fungsi khusus masing-masing. SLBM lebih mengarahkan masyarakat dalam mengatur pembuangan limbah rumah tangga. STBM lebih mengarahkan perilaku masyarakat untuk higiene seperti mengelola sampah dan limbah, pelayanan umum dalam program cuci tangan dengan benar, dan akses dasar sanitasi pembuangan feses/ limbah rumah tangga. Sedangkan IPAL lebih kepada pengolahan air limbah yang tertampung untuk dimanfaatkan ulang menjadi pupuk dan sebagainya.

Dari program-program sanitasi tersebut 1 produk yang wajib ada yaitu Manhole Cover Sanitasi – sebuah tutup sanitasi khusus sebagai kontrol bak sanitasi. Kami membantu dalam mewujudkan program sanitasi dengan menyuplai manhole cover berkualitas tinggi. Beberapa program sanitasi yang menggandeng Futake sebagai mitra program yaitu Proyek Manhole Cover Sanitasi untuk Mojokerto. Kami menyuplai manhole cover dengan desain unik untuk menghilangkan kesan kumuh/ kotor. Jika anda sedang melakukan program sanitasi, tidak ada salahnya bermitra dengan kami.

Demikian alasan mengapa sanitasi penting bagi masyarakat yang dapat kami sampaikan. Pada prinsipnya sanitasi memiliki pengaruh yang sangat besar bukan pada kesehatan dan perekonomian suatu negara. Tetapi demi kehidupan yang lebih baik sudah seharusnya pemerintah bersama masyarakat bergotong-royong untuk mempercepat pembangunan sanitasi. Dengan cara membangun sarana prasarana sekaligus perbaikan perilaku dan peningkatan kesadaran diri terhadap lingkungan.

 

Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *